Rubrik : Budaya
Filosofi Semar dan Makrokosmos Gus Dur
Oleh: Dian Sukarno *)
Semar dalam dunia pewayangan adalah manusia
setengah dewa penjelmaan Sang Hyang Ismaya. Semar sendiri berasal dari kata tan
samar, artinya tidak tertutupi oleh tabir. Terang trawaca cetha tur
wela-wela sangat jelas tanp...
Teater dan Pesantren
Fahrudin
Nasrulloh *)
Apakah itu teater? Untuk apa manusia membutuhkan teater? Kenapa
orang-orang berpeluh tenaga dan keringat bermain teater? Apa ada kebajikan yang
dibuahkan dari menggeluti teater? Barangkali demikianlah orang pesantren ya...
Teater dan Pesantren
Fahrudin
Nasrulloh *)
Apakah itu teater? Untuk apa manusia membutuhkan teater? Kenapa
orang-orang berpeluh tenaga dan keringat bermain teater? Apa ada kebajikan yang
dibuahkan dari menggeluti teater? Barangkali demikianlah orang pesantren ya...
Monolog untuk si Burung Merak
Aksi Terusik, Putu Wijaya Sempat Ngambek
MOJOKERTO - Seniman kawakan Putu
Wijaya, Rabu (18/11) malam meluapkan ekspresinya melalui monolog peringatan 100
hari meninggalnya W.S. Rendra, si Burung Merak. Penampilan di GOR Mojopahit, Jl
Gajah...
Negeri Kadal? Hmmm…
MOJOKERTO
- Kolaborasi apik dua sastrawan muda,
Sosiawan Leak dan Saiful Bakri terdengar indah dalam rangkaian penutupan
Mojokerto Art Festival (Moral) di GOR Majapahit, Mojokerto Kamis malam (19/11).
Dua
seniman ini membacakan karya puisinya se...
Lesu, Pentaskan Darah Suci Perempuan
LESUNYA gairah teater di Kota Mojokertoditangkap Komite Teater Dewan Kesenian Kota Mojokerto (DKKM). Pegiat seni diKota Onde-Onde ini mencoba menghidupkan kembali gairah teater dengan menggelarpentas bertajuk Darah Suci Perempuan.
Apa yang disajika...
Mengembangkan Tema Batik Bernuansa Jombangan
M. Fathoni Mahsun *)
Pada awal 2008 lalu, penulis
bertemu dengan salah satu perajin batik asal Jombang yang berpameran di Jakarta
Convention Centre (JCC). Karena kenal dan kebetulan tetangga, saya ajak dia
ngobrol panjang lebar. Tem...
Angkatan Baru Milenium, Sebuah Sejarah Baru Sastra?
Oleh: Hendra
Junaedi *)
Bila Chairil
Anwar menyatakan: yang bukan penyair tidak boleh berpuisi. Maka melalui mukadimah ini kami menyeru;
semua orang boleh menjadi penyair! Apakah dia tukang becak, pemulung,
gelandangan, pengamen, buruh, ...
Ayo, Siapa Lagi yang Nanggap Ludruk Brawijaya?
Mojokerto
tretek terusan
Kali
gede dalane prahu
Dadi
joko ojok adol kebagusan
Nyambut
gawe sing paling perlu
Pada hari Jumat, 25 September 2009, ludruk Brawijaya ditanggap Bapak
Sup...

Visitors :206341 Org
Hits : 723733 hits
Month : 4054 Users
Today : 153 Users
Online : 7 Users





