Hari Ini Nyoblos!
Pengamanan, Kerahkan Brimob dan Batalyon Kediri
Kendati sempat terjadi kerusuhan 21 Mei lalu, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto (Pilbup) 2010 tetap dilaksanakan. Hari ini, ratusan ribu warganya bakal menentukan pilihannya untuk kepemimpinan lima tahun ke depan.
TIGA pasangan cabup-cawabup yang ditetapkan KPU Kabupaten Mojokerto antara lain, nomor urut 1 Mustofa Kamal Pasa-Choirunnisa' (Manis), nomor urut 2 Suwandi-Wahyudi Iswanto (Wasis) dan nomor urut 3 Khoirul Badik-Yazid Qohar (Kokoh). Hanya, berbeda dengan Pilbup 2005 lalu, terjadinya kerusuhan yang mengakibatkan puluhan mobil rusak dan terbakar itu menuntut aparat keamanan siaga penuh. Pengamanan yang dilakukan bisa dibilang sangat ketat. Dari kepolisian, tidak hanya mengerahkan personel yang dimiliki. Namun, ditambah bantuan dari polres tetangga dan Polda Jatim, termasuk brimob. Jumlah personel Polresta Mojokerto dan Polda Jatim sebanyak 548 personel. Di area perkantoran DPRD dan Pemkab Mojokerto misalnya. Lokasi yang pada 21 Mei lalu terjadi kerusuhan itu dijaga sangat ketat. Tak hanya personel, namun juga sejumlah kendaraan, termasuk water cannon. Personel kepolisian lainnya juga bersiaga di lokasi pencoblosan. Penambahan kekuatan personel juga dilakukan Kodim 0815 Mojokerto. Selain 600 personel yang dimiliki, kemarin didatangkan satu SSK atau seratus personel Batalyon 521 Kediri. ''Untuk Batalyon 503 on call,'' ungkap Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Inf Irianto ditemui usai paparan Desk Pilkada bersama Wagub Jatim, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) kemarin. Berbeda dengan polisi, personel berseragam doreng tersebut tidak mendekat atau masuk ke tempat pemungutan suara (TPS). Namun, sudah ada ditentukan radiusnya dari TPS. ''Nanti berada di radius 100 sampai 200 meter dari TPS,'' katanya. Sementara itu, Wagub Saifullah Yusuf yang tiba di Pemkab Mojokerto bersama rombongan langsung disambut Desk Pilkada. Menempati ruang pertemuan pemkab, Gus Ipul langsung mendengarkan paparan seputar persiapan pelaksanaan Pilbup 2010. ''Penjelasan yang kita terima cukup maksimal. Perencanaan sampai pendistribusian logistik dan sosialisasi tentang keputusan KPU yang baru,'' ungkapnya ditemui usai paparan menyusul paparan dilaksanakan secara tertutup. Meskipun sempat terjadi kerusuhan, namun Gus Ipul tidak menyebutkan ada keistimewaan perlakuan untuk Kabupaten Mojokerto. Terkait banyaknya personel keamanan, baik polisi maupun tentara, menurutnya, sifatnya antisipasi. Dia juga menegaskan, tidak ada ancaman atau teror apapun, termasuk terora bom. Dirinya tidak mendapatkan laporan terkait adanya teror bom. ''Aparat dan polisi siap sekali. Kemarin (kerusuhan 21 Mei, Red) di luar dugaan dan harapan. Besok (hari ini, Red) membalas semua itu dengan pemilu yang lebih aman,'' katanya. Namun, pihaknya tidak menampik adanya potensi kerawanan. Salah satu potensi tersebut adanya calon yang tidak lolos. Kerawanan lainnya pada penghitungan. Terlebih kaitannya dengan coblos tembus. Sesuai paparan yang diterima, dari Polres Mojokerto mengerahkan 1.500 personel, Kodim 1.250 personel, KPU 1.800 personel, Panwas Pilbup 2010 361 personel, Polresta Mojokerto dan Brimob sebanyak 548 personel. ''Dalam rangka menyukseskan pemilu ini, semua pihak menjaga suasana yang kondusif, kandidat dan tim sukses juga benar-benar melaksanakan komitmennya untuk siap kalah dan siap menang,'' katanya. (abi/yr)
|
Halaman UtamaBeri Dispensasi, Terapkan Absensi
LoginKalenderPollingApa yang anda baca pertama kali dari Radar Mojokerto ? Random LinksMojo IntermezoRanselKupas RadarSERAMBI BUDAYA |

Visitors :193337 Org
Hits : 678181 hits
Month : 3665 Users
Today : 201 Users
Online : 9 Users





